Rabu, 15 April 2015

Rabu 15 april 2015

senyuman manis hahahaha
masalah demi masalah telah datang mengahampiri keputusan telah saya buat tinggal nunggu tanggal mainya saja. awaal kehadiran saya di sini sebenarnya sudah saya ragukan sendiri ,ada kode kode yang unik ,tidak akan membuatku bertahan disini ,
Yah, lumayan lah buat pengalaman mahasiswa yang gaul yang keren datang kejakarta di jadiin jongos sama guru besar,pagi pagi mata masih pengen terselimuti selaput sering terdengar teriakan teriakan yang menyebut nama saya, seerem juga kali di panggil orang yang sudah tua berumur +-70 tahunan dengan kepala botak,badan yg sedikit pendek memakai celana pendek , dan satu lagi dia belum mandi.
itu mungkin akan menjadi cerita saja di kemudian hari, karena beberapa mata kuliah yang saya ambil menjadikan saya berani dan tertantang, saya akan mengambil keputusan untuk keluar mencari kerja, bayar kos sendiri dan cari makan sendiri, dengan saya keluar dari rumah kesabaran itu udah pasti ga ada yang namanya dosa karena ngomongin orang mulu.
goodby lagura ,

Senin, 13 April 2015

fungsi manajemen menurut Henry fayol, George R. terry dan James A.F. stoner




Henry Fayol

            Henry Fayol merumuskan fungsi-fungsi manajemen menjadi 5 poin yang disingkat sebagai POCCC (Planning, Organizing, Commanding, Coordinating, dan Controlling).

1.      Planning = Perencanaan tujuan perusahaan dan bagaimana strategi untuk mencapai tujuan tersebut dengan sumber daya yang tersedia. Perencanaan terbagi menjadi perencanaan strategi dan perencanaan operasional.
a.       Perencanaan Strategi terdiri dari:

-          Strategi korporasi: pengalokasian sumber daya untuk perusahaan secara total.

-          Strategi bisnis: strategi bisnis pada salah satu lini di dalam perusahaan.

-          Strategi fungsional: strategi bisnis yang mengarah pada satu bidang produksi saja.

b.      Perencanaan operasional terdiri dari:

-          Perencanaan produksi: metode yang digunakan dalam proses produksi.

-          Perencanaan keuangan: dana yang dibutuhkan dalam operasional perusahaan.

-          Perencanaan fasilitias: fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan.

-          Perencanaan pemasaran: penjualan dan distribusi barang atau jasa.

            Untuk merumuskan suatu perencanaan, dapat digunakan 5W+1H, yaitu:

-          Tindakan apa yang harus dikerjakan?

-          Mengapa tindakan itu harus dikerjakan?

-          Dimanakah tindakan itu harus dikerjakan?

-          Kapankah tindakan itu harus dikerjakan?

-          Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu?

-          Bagaimanakah cara melaksanakan tindakan itu?

2.         Organizing = Pengorganisasian atau singkronisasi sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya fisik, dan sumber daya modal dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam proses pengorganisasian:

a.       Mengidentifikasi kegiatan

b.      Mengelompokkan kegiatan

c.       Mengklasifikasikan otoritas

d.      Koordinasi antara wewenang dan tanggung jawab

3.      Commanding = Fungsi commanding sama dengan mengarahkan (actuating). Commanding dilakukan dengan memberikan arahan kepada karyawan agar dapat menunaikan tugas mereka masing-masing. Selain itu, commanding dilakukan agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai pada tujuan yang telah ditetapkan semula.

4.      Coordinating = Coordinating adalah salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubung-hubungkan, menyatupadukan dan menyelaraskan pekerjaan-pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerjasama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan bersama atau tujuan organisasi.

5.      Controlling = Controlling atau pengendalian atau pengawasan adalah suatu kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan seluruh kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, diperintahkan, dan dikondisikan sebelumnya dapat berjalan sesuai target atau tujuan tertentu.

a.       Prinsip-prinsip controlling:

-          Pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan dapat dimengerti oleh pekerja dan hasilnya mudah diukur.

-          Pimpinan harus memahami bahwa fungsi pengawasan sebagai kegiatan yang sangat penting dalam upaya mencapai tujuan organisasi.

-          Standar kerja harus dijelaskan kepada seluruh pekerja karena kinerja pekerja terus dinilai oleh pimpinan sebagai pertimbangan untuk memberikan penghargaan kepada yang dianggap mampu memenuhi target.

b.      Proses controlling:

-          Mengukur hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh para pekerja atau perusahaan.

-          Membandingkan hasil yang telah dicapai dengan tolak ukur yang sudah ditetapkan.

-          Memperbaiki penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sesuai dengan penyebabnya, kemudian menggunakan faktor penyebab tersebut untuk menetapkan langkah-langkah ke depannya.


George R. Terry

       
    Menurut George R. Terry manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. George R. Terry merumuskan fungsi-fungsi manajemennya sebagai POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling).

1.      Planning = Penyusunan langkah-langkah yang akan ditempuh dalam mencapai tujuan. Merencanakan  berarti mempersiapkan segala kebutuhan, memperhitungkan matang-matang apa saja yang menjadi kendala, dan merumuskan bentuk pelaksanaan kegiatan yang bermaksuud untuk mencapai tujuan. Pola perencanaan menurut George R. Terry sama dengan penjelasan sebelumnya pada perencanaan menurut Henry Fayol.

2.      Organizing = Menurut George R. Terry, tugas pengorganisasian adalah mengharmonisasikan kelompok orang yang berbeda, mempertemukan macam-macam kepentingan dan  memanfaatkan seluruh kemampuan kesuatu arah tertentu. Dalam pengorganisasian kegiatan yang dilakukan yakni staffing (penempatan staf)  dan pemaduan segala sumberdaya organisasi. Staffing sangat penting dalam pengorganisasian. Dengan penempatan orang yang tepat pada tempat yang tepat dalam organisasi, maka kelangsungan aktivitas organisasi tersebut akan terjamin. Fungsi pemimpin disini adalah mampu menempatkan the right man in the right place. Pemimpin harus mampu melihat potensi-potensi SDM yang berkualitas dan bertanggungjawab untuk melaksanakan aktivitas roda organisasi. Setelah menempatkan orang yang tepat untuk tugas tertentu,  maka perlu juga mengkoordinasikan dan memadukan seluruh potensi SDM tersebut agar bekerja secara sinergis untuk mencapai tujuan organisasi. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam proses pengorganisasian sama dengan yang sudah dijelaskan pada pengorganisasian menurut Henry Fayol.

3.      Actuating = Menggerakkan (actuating) menurut George R. Terry berarti merangsang anggota-anggota kelompok melaksanakan tugas-tugas dengan antusias dan kemauan yang baik. Actuating artinya menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau dengan kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan. Actuating adalah Pelaksanaan untuk bekerja. Untuk melaksanakan secara fisik kegiatan dari aktivitas tesebut, maka manajer mengambil tindakan-tindakannya kearah itu. Seperti : Leadership (kepemimpinan), perintah, komunikasi dan conseling (nasehat). Fungi actuating ini serupa dengan fungsi commanding menurut Henry Fayol. Adapun cara-cara pengarahan adalah sebagai berikut:

a.       Orientasi, merupakan cara pengarahan dengan memberikan informasi yang perlu agar supaya kegiatan dapat dilakukan dengan baik. Informasi yang diberikan tersebut berupa:

-          Tugas itu sendiri

-          Tugas lain yang ada hubungannya

-          Ruang lingkup tugas

-          Tujuan dari tugas

-          Delegasi wewenang

-          Cara melaporkan dan cara mengukur prestasi kerja

-          Hubungan antara masing-masing tenaga kerja, dan seterusnya.

b.      Perintah, merupakan permintaan dari pimpinan kepada orang-orang yang berada dibawahnya untuk melakukan atau mengulang suatu kegiatan tertentu pada keadaan tertentu.

c.       Delegasi wewenang, bersifat lebih umum jika dibandingkan dengan pemberian perintah. Dalam pendelegasian wewenang ini, pemimpin melimpahkan sebagian dari wewenang yang dimilikinya kepada bawahan. Kesulitan-kesulitan akan muncul bilamana tugas-tugas akan diberikan kepada bawahan itu tidak jelas, misalnya kesulitan-kesulitan dalam menafsirkan wewenang.

4.      Controlling = Controlling atau pengendalian atau pengawasan adalah suatu kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan seluruh kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, diperintahkan, dan dikondisikan sebelumnya dapat berjalan sesuai target atau tujuan tertentu. Prinsip dan proses controlling menurut George R. Terry sama dengan prinsip dan proses controlling menurut Henry Fayol.


James A.F. Stoner

       
    James A.F. Stoner merumuskan fungsi-fungsi manajemennya sebagai Planning, Organizing, Leading, dan Controlling.
  1. Planning = James A.F Stoner mengemukakan bahwa perencanaan adalah merupakan pekerjaan setiap pemimpin, sebelum dapat mengorganisasi, memimpin atau mengendalikan mereka harus membuat rencana yang memberikan maksud dan arah kepada organisasi dengan memutuskan apa yang harus dilakukan kapan dan bagaiman itu harus dilakukan dan siapa yang harus melakukannya.
Menurut Stoner, langkah-langkah perencanaan sebagai berikut:

a.       Tetapkan tujuan/perangkat tujuan.

b.      Tentukan situasi sekarang.

c.       Identifikasi pendukung dan penghambat tujuan.

Sedangkan kegiatan dalam fungsi perencanaan (planning) adalah sebagai berikut:

a.       Menetapkan tujuan dan target bisnis.

b.      Merumusakan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut.

c.       Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan.

d.      Menetapkan standar atau indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.

2.      Organizing = Mengkoordinir sumber daya manusia dan sumber daya bahan yang dimiliki organisasi.

Kegiatan dalam fungsi pengorganisasian (organizing) terdiri dari:

a.       Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas dan menetapkan prosedur yang diperlukan

b.      Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab

c.       Kegiatan penempatan SDM pada posisi yang tepat.

3.      Leading = Memimpin (to lead) menunjukan bagaimana para manajer mengarahkan dan mempengaruhi bawahannya, menggunakan orang lain untuk melaksanakan tugas tertentu, Dengan menciptakan suasana tepat, mereka membantu bawahannya bekerja sebaik mungkin.

Pekerjaan leading meliputi lima kegiatan yaitu :

a.       Mengambil keputusan

b.      Mengadakan komunikasi agar ada saling pengertian antara manajer dan bawahan

c.       Memberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak.

d.      Memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya, serta memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang ditetapkan.
  1. Controlling = berusaha untuk meyakinkan bahwa organisasi bergerak dalam arah tujuan. Apabila salah satu bagian dari organisasi menuju arah yang salah, para manajer berusaha untuk mencari sebabnya dan kemudian mengarahkannya kembali ke tujuan yang benar.
Kegiatan dalam fungsi pengendalian (controlling) terdiri dari:

a.       Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan

b.      Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan

c.       Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.


Perbandingan

            Secara umum, baik Henry Fayol, George R. Terry, dan James A.F. Stoner memiliki rumusan fungsi-fungsi manajemen yang hampir sama. Namun ada perbedaan pada penjelasan di setiap poin-poinnya dan penekanan yang diberikan pada poin-poin tertentu. Henry Fayol kurang detail dalam penjabaran fungsi commanding, tetapi fungsi tersebut memiliki kesamaan dengan fungsi actuating yang dikemukakan George R. Terry dan ia memberikan penjabaran fungsi actuating tersebut secara lebih detail. James A.F. Stoner memberikan satu fungsi manajemen yang berbeda dari George R. Terry dan Henry Fayol, yaitu fungsi leading, dimana ia menekankan figur kepemimpinan merupakan sesuatu yang penting dalam organisasi. Dari setiap fungsi-fungsi manajemen menurut ketiga ahli tersebut, ada kesamaan yaitu setiap fungsi-fungsi manajemen pasti diawali dengan planning dan organizing. Perencanaan dan pengorganisasian merupakan dua hal yang harus dilakukan dalam rangka menetapkan tujuan organisasi, langkah-langkah mencapai tujuan tersebut, dan mengorganisasikan sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya keuangan yang ada dalam rangka mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.




terkadang hidup itu perlu mencontoh kepada makluk gaib ,yaitu :
1.suster ngesot
2.kuntil anak
3.tuyul
4.babi ngepet
5.jalangkung
6.setan budek
dengan segala kelebihanya, kita bisa mencontoh semangat perjuangan dari suster ngesot, selalu tertawa dalam keadaan susah maupun senang dari kuntil anak,mandiri dengan mencari uang sendiri seperti tuyul,hanya memakai 1 lilin dalam rumahnya(ngirit) seperti babi ngepet, jiwa sosial yang tinggi tak perlu ada yg mengundang untuk datang dan tak perlu di antarkan ketika pulang, dan yang terakhir kita harus berprinsip tak perlu mendengarkan orang lain ketika kita di rendahkan diremehkan dsb seperti setan budek ,,, enjoy aja ya :-D